Ihsannur Fathan Riziq:Sistem bilangan

 Nama:Ihsannur Fathan Riziq

Kelas:TI 1 C

NIM:2103015135


SISTEM BILANGAN DAN KODE

Sistem bilangan ialah suatu jumlah dan suku-suku angka.  Dimana tiap  suku  angka adalah merupakan hasil perkalian  antara  angka  dengan  hasil  perpangkatan  dan bilangan dasar.

SISTEM DASAR BILANGAN SEPULUH

Yaitu sistem bilangan yang biasa kita pakai, dimana menggunakan kombinasi angka-angka dan not sampai  dengan sembilan.

SISTEM BILANGAN DASAR DUA

yaitu Mempunyai bilangan dasar (base) = 2, karena hanya mengenal 2 notasi yaitu 0 dan 1. Sistem bilangan dasar dua ini dibentuk dengan kombinasi dari dua notasi diatas. Digunakan untuk perhitungan didalam komputer

SISTEM DASAR BILANGAN ENAM BELAS

Mempunyai bilangan dasar (base) = 16. Kombinasi dari system bilanga heksadesimal ini dibentuk dari bilangan 0 sampai 9 dan abjad A sampai F.

SISTEM DASAR BILANGAN DELAPAN

Mempunyai bilangan dasar (base) = 8. Kombinasi dari system bilangan oktadesimal ini dibentuk dari bilangan 0 sampai 7.

MACAM-MACAM SISTEM BILANGAN

1. DESIMAL

2. BINER 

3. OKTAL 

4. HEKSADESIMAL

Konversi  Radiks-r ke Desimal

Rumus konversi radiks-r ke desimal:


Contoh:

11012 = (1´23)  +  (1´22)  +  (1´20)

  = 8 + 4 + 1 =  1310

Kode Biner yang mewakili data 

Suatu komputer yang berbeda menggunakan kode biner untuk mewakili suatu karakter

Komputer 1 byte untuk 4 bit menggunakan kode biner yang berbentuk kombinasi 4 bit yaitu BCD (Binary Coded Decimal).          

Komputer yang menggunakan 1 byte untuk 6 bit, menggunakan kode biner dengan kombinasi 6 bit yaitu SBCDIC (Standard Binary Coded Decimal Interchange Code). 

Binary code desimal

BCD merupakan kode biner yang digunakan hanya untuk mewakili nilai digit decimal saja, yaitu angka 0 sampai dengan 9. Menggunakan kombinasi 4-bit, sehingga hanya 10 kombinasi yang dipergunakan

SBCDIC(Standart binary coded desimal interchange code)

Merupakan kode biner yang dikembangkan dari BCD, BCD dianggap tanggung, karena masih ada 6 karakter kombinasi yang tidak dipergunakan, tetapi tidak dapat digunakan untuk mewakili karakter yang lain.banyak digunakan pada komputer generasi kedua. SBCDIC menggunakan kombinasi 6-bit, sehingga lebih banyak kombinasi yang dihasilkan yaitu sebanyak 64 (26 = 64) kombinasi kode adalah 10 kode untuk digit angka, 26 kode untuk huruf alphabetic dan sisanya karakter-karaker khusus yang dipilih.

BILANGAN SBCDIC




EBCDIC(EXTENDED BINARY CODED DECIMAL INTERCHANGE CODE)

Dikenal juga dengan ASCII (American Standard Code for Information Interchange).EBCDIC banyak digunakan  pada computer generasi ketiga, seperti IBM S/360. terdiri dari kombinasi 8-bit yang memungkinkan untuk mewakili karakter sebanyak 256 (2 8 = 256) kombinasi karakter. Pada EBCDIC high-order bits atau 4-bit pertama disebut dengan zone bits dan low-order bits atau 4 bit kedua disebut dengan numeric bits.




ASCII 7 BIT

ASCII singkatan dari American Standard Code for Information Interchange atau ada yang menyebut dengan American Standard Commintee on Information Interchange dikembangkan oleh ANSI.:

Kode ASCII yang standar menggunakan kombinasi 7-bit, dengan kombinasi sebanyak 127 dari 128 (27 = 128) kemungkinan kombinasi,yaitu:

1.26 buah huruf capital (upper case) dari A s/d Z

2. 26 buah huruf kecil (lower case) dari a s/d z

3. digit decimal dari 0 s/d 9

4. 34 karakter kontrol yang tidak dapat dicetak hanya digunakan untuk informasi status operasi computer

5. 32 karakter khusus (special characters)

ASCII 8 BIT

ASCII 8-bit terdiri dari kombinasi 8-bit mulai banyak digunakan, karena lebih banyak memberikan kombinasi karakter. Dengan ASCII 8-bit




















Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas 5 OAKTI Latar Sejarah evolusi struktur dasar komputer

Tugas 1 Ihsannur Fathan Riziq:Pengantar Teknologi Informasi

TUGAS 12 SET INTRUKSI